Senin, 26 Agustus 2013

(Kamis, 25/7). PT PLN (Persero) Distribusi Lampung sukses menyelenggarakan Deklarasi PLN Bersih melalui penandatangan deklarasi insiatif bersama (collective action initiative) dengan para mitra kerjanya yang terdiri dari kontraktor pelaksana proyek-proyek kelistrikan, mitra kerja bidang kesehatan, mitra kerja bidang fasilitas kantor dan sebagainya.


Deklarasi ini merupakan puncak dari rangkaian wujud keseriusan PLN Distribusi Lampung dalam mengimplementasikan Program PLN Bersih sebagai landasan menuju Good Corporate Governance setelah sebelumnya diawali dengan Penandatanganan Komitmen Bersama PLN Bersih oleh Seluruh Pegawai pada 18 juli 2013.
Diiringi Lagu Nasional Padamu Negeri, Butir demi butir deklarasi PLN Bersih dibacakan dengan lantang dan hikmat oleh Bapak Serwan S. dari PT Surya Darma Perkasa, yang berisi:
  1. Tidak akan melakukan segala tindakan yang dapat dikategorikan sebagai korupsi menurut UU nomor 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa pelayanan publik yang dilaksanakan PLN. Tindakan tersebut meliputi korupsi nepotisme, gratifikasi, mark up, pemberian hadiah, konflik kepentingan, dan pemerasan.
  2. Menjalankan proses pengadaan barang dan jasa dengan berpegangan pada prinsip transparansi dan efisiensi dalam penggunaan aset negara.
  3. Menjalankan proses pengadaan barang dan jasa dengan mengikuti proses legal formal juga menekankan pada prinsip efisiensi.
Tak cukup sampai di situ, PLN Distribusi Lampung mengundang secara khusus Pihak Kejaksaan Tinggi Lampung yang diwakili oleh Asisten Inteligen Sarjono Turin, MH, untuk memberikan pemahaman terkait gratifikasi. ”Gratifikasi dianggap suap apabila berhubungan dengan jabatan dan bertentangan dengan tugas atau kewajiban” urai Surjono.
Menutup Acara Deklarasi, General Manager PLN, I Made Artha mengapresiasi partisipasi dan antusiasme seluruh mitra yang hadir sekaligus menghimbau kepada seluruh pegawai maupun mitra kerja untuk bersinergi mewujudkan PLN Bersih No Suap No Korupsi No Gratifikasi baik dalam proses pengadaan barang jasa maupun pelayanan publik. “PLN bersih haruslah dimulai dari diri sendiri, dari hal kecil dan dari sekarang”.
Melalui PLN Bersih, masyarakat akan merasakan peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus menjadi saksi atas kemajuan PLN yang diwujudkan melalui hal-hal berikut:
  1. PLN melayani tanpa suap dan tanpa pemberian apapun
  2. Akses 24 jam bagi KPK dalam mengawasi e-proc PLN
  3. PLN bekerjasama dengan Transparancy Internasional Indonesia untuk mereformasi proses pengadaan dan pelayanan pelanggan
  4. PLN mengalihkan layanan loket ke website dan call centre
  5. Efisiensi PLN dilakukan di berbagai lini internal

0 comments:

Posting Komentar