Kamis, 04 Oktober 2012

Air terjun Cunca Rami, di Kecamatan Sano Nggoang, merupakan salah satu potensi air di Manggarai Barat.LABUAN BAJO -Kebutuhan listrik bagi masyarakat pedesaan di Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT tampaknya sulit terpenuhi bila hanya mengharapkan PLN terutama untuk jangka pendek. Mengantisipasi permintaan listrik warga itu, Pemerintah Manggarai Barat harus memprogramkan energi listrik alternatif.
Persoalan listrik di Manggarai Barat yaitu PLN Labuan Bajo lamban memperluas jaringan. “Untuk itu, pemerintah Mabar harus  memprogramkan listrik alternatif, ” kata Yos Da Putra, salah seorang warga Kecamatan Sano Nggoang kepada Flores Bangkit.com di Labuan Bajo.
Menurutnya, persoalan listrik bagi masyarakat di pedesaan sulit terpenuhi kalau hanya mengharapkan listrik PLN.  Salah satu jalan adalah program energi listrik alternaitif, seperti  Pembangki Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit  Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) mengingat potensi sumber air untuk ini sangat tersedia di semua wilayah Mabar.
Warga lain, Yohanes Bosko Mansen, mengatakan persoalan listrik di Mabar tentu tidak terlepas niat baik pemerintah untuk keluar dari masalah ini. Kalau pemerintah tidak mempunyai program yang berkaitan diversifikasi energi listrik alternatif maka kebutuhan listrik masyarakat di pedesaan tidak akan terjawab.
“Listrik ini-kan salah kebutuhan mendasar masyarakat yang harus dipenuhi. Pemerintah Mabar mestinya memanfaatkan potensi energi listrik alternatif, potensi ini sangat memungkinkan untuk dikembangkan di Mabar. Tetapi tentu kita harapkan kedepan hal ini bisa terjawab, jangan hanya memberi janji kepada masyarakat,”tandas Bosko Mansen.
Selanjutnya, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi, Kabupaten Mabar, Rafael Arhat, ditemui terpisah di Labuan Bajo menjelaskan, program berkaitan energi listrik alternatif  untuk tahun 2011 – 2012  tidak ada. Kecuali itu, tahun 2005 sampai 2010 ada energi listrik alternatif yang telah dinikmati masyrakat dan tersebar di beberapa kecamatan.
Sesuai data yang ada  energi listrik alternatif ini , lanjut Arhat, ada  Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Tersebar sebanyak 698 unit, PLTS Terpusat 2 unit, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) 1 unit dan Pembangkit  Mesin Diesel 1 unit. Program ini bersumer dari Kementerian PDT, Departemen SDM melalui Distamben Provinsi NTT, APBD Provinsi NTT, APBD Mabar dan Bantuan PT Aneka Tambang  berupa 1 unit mesin diese 1di Waning, Kecamatan Ndoso.

“Program tahun 2011 dan 2012 sebetulnya sudah di usulkan tetapi tidak di akomodir oleh DPRD Mabar. Kita berharap untuk program tahun 2013 bisa di akomodir DPRD,”kata Kadis Arahat didampingi Kepala Bidang Energi dan Migas, Marcan Martins.
Ketua DPRD Mabar, Mateus Hamsi , ditemui di ruang kerjanya.  Meminta Pemerintah untuk membuat program yang rasional dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Persoalan listrik di Mabar memang  menjadi kendala untuk sektor lain yang sangat bergantung pada kebutuhan energi listrik. Kita berharap PLN Labuan Bajo segera memperluas jaringan sampai ke desa-desa. Selain itu, pemerintah Mabar harus membuat program energi listrik alternatif.
“Energi listrik alternatif bisa di kembangkan bila  pemerintah mengusulkan dalam program tahunan dengan baik. DPRD tidak akan coret kalau progam itu baik dan bisa di pertanggung jawabkan bagi kepentingan masyarakat banyak,” tegas Ketua DPRD Hamsi.
Sementara itu, Kepala PLN Rayon Labuan Bajo, Made Fitria Sari,  mengungkapkan kebutuhan listrik di Manggarai Barat, Flores, Provinsi NTT, saat ini meningkat. Menyusul adanya jumlah pelanggan listrik yang setiap tahunnya terus bertambah, namun ada kendala yang di hadapi PT. PLN Rayon Labuan Bajo berupa terbatasnya perluasan jaringan karena berkaitan dengan anggaran. Selain itu masalah perluasan jaringan di mabar adalah topografi dan rumah penduduk menyebar antara yang satu dengan yang lainnya.
“Kalau dilihat jumlah pelanggan yang membutuhkan listrik sangat meningkat, tetapi itu terbentur dengan perluasan jaringan’ kata Fitria Sari. Kemampuan daya listrik sebetulnya tidak ada persoalan. Tahun 2012 ini ada penambahan satu unit mesin pembangkit baru dengan daya 750 kw untuk mengantisipasi permintaan pelanggan baru. Pelanggan rumah tangga  memang jumlahnya tidak seberapa besar, tetapi yang membutuhkan daya besar adalah perusahaan dan hotel-hotel yang ada dan sedang dibangun dikota Labuan Bajo.
Daya mesin pembangkit, yang khusus melayani pelanggan di kotaLabuan Bajo dan sekitarnya adalah 3,6 MW. Beban puncak 1,9 MW, jadi masih  ada 1,7 MW  yang sisa dan ditambah mesin pembangkit baru yang tahun ini masuk dengan daya 750 KW.’ jadi cukup untuk mempersiapkan pemasangan bagi pelanggan baru di Kota Labuan Bajo dan sekitarnya,’jelas Fitria.
Kedepan,  adanya interkoneksi mesin pembangkit yang ada di setiap ranting yang ada di beberapa Kecamatan di Mabar. Dengan begitu, akan lebih baik dan lebih cepat untuk memperluas jaringan dalam melayani kebutuhan masyarakat. Selain itu, masyarakat harus rela menebang pohon di sepanjang jalur yang dilewati jaringan kabel listrik guna menghindari gangguan listrik, terutama saat musim hujan dan angin kencang.

Sumber: http://www.floresbangkit.com/2012/03/kebutuhan-listrik-sulit-terpenuhi-kalau-hanya-mengharapkan-listrik-pln/ 

0 comments:

Posting Komentar